Kamis, 29 April 2010

TOEFL at glance (Pengantar Sekilas TOEFL)

1. Apa itu TOEFL?
a. TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris seseorang yang mencakup: Listening Comprehension (Pemahaman dalam Mendengarkan), Structure and Written Expression (Struktur dan Ungkapan secara tertulis berkaitan dengan English Grammar atau Tata Bahasa Inggris), Reading Comprehension (Pemahaman Bacaan), dan Writing (Menulis).
b. TOEFlL terdiri dari dua model, yaitu: Paper-Based TOEFL (PBT) dan Computer-Based TOEFL (CBT).
c. Paper-Based TOEFL (PBT) adalah test TOEFl menggunakan kertas dan pensil dalam mengerjakan soal dengan skor penilaian berkisar antara 310-677. Ini merupakan tes TOEFL yang paling banyak dan lazim digunakan saat ini.
d. Computer-Based TOEFL (CBT) adalah test TOEFL yang menggunakan komputer sebagai alat bantu mengerjakannya dengan skala penilaian berkisar antara 0-300. Model ini juga disertai video dalam Listening Comprehension sehinggan anda dapat memahami arah pembicaaannya.

2. Mengapa orang mengikuti test TOEFL?
Pada umumnya orang mengikuti TOEFL dengan berbagai alasan, misalnya:
a. Ingin studi ke luar negeri, syarat utama studi di negara-negara ataupun universitas yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
b. Ingin melanjutkan studi dari S1(sarjana) ke S2(Magister) dan S3(Doktor) di Program Pascasarjana.
c. Ingin mengikuti short course program oleh badan-badan ataupun yayasan luar negeri di bidang tertentu.
d. Ingin menduduki jabatan struktural tertentu di instansi pemerintahan atau jabatan penting di perusahaan swasta tertentu.
e. Ingin menyelesaikan studi S1(sarjana) di Universitas, Institut ataupun Akademi Kedinasan maupun Non-Kedinasan tertentu di dalam negeri.
f. Bahkan akhir-akhir ini beberapa SMA tertentu di Indonesia telah memberikan TOEFL-Like test bagi siswa yag akan menyelesaikan SMA nya.

3. Apa Yang Harus Anda Ketahui tentang TOEFL Sebelum Mengikuti Tes TOEFL?
a. Pertama, penulis TOEFL seringkali menggunakan pengecoh (distractor) yang membuat jawaban salah kelihatannya benar.
b. Kedua, sebagian topik pembicaraan dalam soal tes TOEFL didasarkan pada sejarah Amerika Serikat dan lingkungan sosialnya.
c. Ketiga, masalah-masalah kontroversial yang berkaitan dengan soal agama, kematian, perbedaan politik, perselisihan sejarah, kejahatan, dan topik-topik yang berhubungan dengan masalah etnis TIDAK AKAN MUNCUL dalam soal tes TOEFL.

4. Materi Apa Yang Diteskan Dalam Tes TOEFL?
Ada 3 section (tiga bagian) yang diteskan dalam TOEFL, yaitu:
Section 1. Listening Comprehension (Pemahaman dalam Mendengarkan). Bagian ini mengetes kemampuan dalam mendengarkan percakapan ataupun pidato pendek dalam bahasa Inggris melalui tape atau media audio lainnya yang disediakan oleh panitia tes TOEFL. Jumlah soal: 50 soal dengan waktu: 40 menit.
Section 2. Structure and Written Expression (Struktur dan Ungkapan tertulis berkaitan dengan Grammar atau Tata Bahasa). Bagian ini mengetes kemampuan anda dalam memahami Grammar (Tata Bahasa) Inggris dan Ungkapan-ungkapan yang lazim ada dalam bahasa tulis dalam bahasa Inggris serta dapat menggunakan dan mengetahui letak kesalahan dalam penggunaannya. Jumlah soal: 40 dengan waktu 25 menit.
Section 3. Reading Comprehension (Pemahaman Bacaan). Bagian ini mengetes kemampuan Anda dalam memahami berbagai jenis bacaan ilmiah berkaitan dengan topik, ide utama, isi bacaan, arti kata atau kelompok kata, serta informasi rinci yang berkataan dengan bacaan tadi. Jumlah soal: 50 soal dengan waktu: 55 menit.

5. Strategi Umum dalam Mengikuti TOEFL
Sebelum mengikuti tes TOEFL sebaiknya Anda telah melakukan hal-hal sebagai berikut agar mendapat skor TOEFL yang setinggi-tingginya, antara lain:
a. Mempelajari buku Persiapan TOEFL, atau sejenisnya.
b. Membaca buku English Gramar (Tata Bahasa Inggris) dan percakapan bahasa Inggris.
c. Mendengarkan materi Listening Comprehension.
d. Sering-sering menonton film dalam bahasa Inggris.
e. Membaca buku, majalah atau surat kabar dalam bahasa Inggris
f. Mengerjakan contoh-contoh soal TOEFL, sesering mungkin.

6. Strategi Khusus dalam Mengikuti Test TOEFL
Beberapa hal YANG PERLU dan TIDAK PERLU Anda lakukan selama mengikuti tes TOEFL, antara lain:
a. Pilihlah satu jawaban paling tepat dengan jalan menghitamkan pilihan Anda.
b. Jika ingin mengganti jawaban Anda, pastikan Anda telah menghapus jawaban Anda sebelumnya dengan bersih.
c. Jangan sampai satu nomorpun yang Anda biarkan kosong (tidak diisi), karena TIDAK ADA pengurangan skor jika jawaban Anda salah.
d. Jangan menulis apapun dalam lembar jawaban dan lembar soal kecuali yang diperintahkan.
e. Jangan cemas dan bersantai-santai dalam mengerjakan soal, tetapi tetap konsentrasi.
f. Dalam mengerjakan section 2, dan section 3, kerjakanlah soal YANG PALING MUDAH dahulu.
g. Ketika mengerjakan soal Listening Comprehension, jika Anda tidak tahu jawabannya, Anda sebaiknya tetap menjawab dengan jalan menebaknya dan jangan terpaku terlalu lama memikirkan jawaban soal itu. INGAT jawaban salah tidak mengurangi skor Anda.
h. Gunakanlah pengetahuan bahasa Inggris dan TOEFL Anda sehingga Anda dapat mengerjakan semua soal tes TOEFL.
i. Jangan mencoba-coba MENYONTEK, karena ini akan berakibat fatal.
7. Kelengkapan dan Alat Tulis Apa Yang Harus Anda Bawa Ketika Mengikuti Tes TOEFL
a. Formulis Pendaftaran dan Kuitansi Pendaftaran
b. Kartu Identitas, misal: KTP, SIM, atau Pasport
c. Pensil 2B dan Karet Penghapus
d. Jam

8. Saran/Nasehat Sebelum Mengikuti Tes TOEFl
a. Sering-seringlah menonton film dalam bahasa Inggris baik melalui TV, VCD, atau DVD.
b. Sering-seringlah memutar kaset latihan soal TOEFL atau Latihan Listening Comprehension atau yang sejenisnya.

9. Berapa Biaya Mengikuti Test TOEFL?
Biaya untuk setiap mengikuti International TOEFL selalu berubah-ubah dari tahun ke tahun. Untuk tahun 2006 sebesar US$130 atau sekitar Rp 1300000an. Sedangkan untuk Institusional TOEFL sekitar Rp 300000an. Biaya mengikuti TOEFL dari tahun ke tahun mengalami kenaikan tergantung nilai mata uang US Dollar pada saat itu.
Sementara untuk TOEFL-Like Test (Test Mirip TOEFL) Anda cukup mengeluarkan biaya yang murah antara Rp 50000 sampai dengan Rp 100000 setiap kali test. Banyak Universitas/Institut Negeri&Swasta ternama serta Lembaga-lembaga Bahasa ataupun Kursus-Kursus Bahasa Inggris di kota Anda membuka layanan TOEFL-Like Test ini setiap saat.
Namun TOEFL-Like Test (Tes Mirip TOEFL) ini tidak dapat digunakan sebagai persyaratan sebagaimana tersebut di atas, melainkan hanya untuk mengetahui prakiraan Skor TOEFL seseorang ataupun untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan seseorang yang akan mengikuti TOEFL yang sebenarnya.

10. Berapa skor TOEFL Yang Anda Perlukan?
Beberapa universitas dan institut di dalam negeri mematok skor antara 400, 425, 450, atau 500 untuk dapat lolos seleksi Program S2 dan 500, 550 atau bahkan 600 untuk lolos Program S3.
Sedangkan untuk penjenjangan karir minimal 450-550. namun demikian, masalah jumlah skor yang dibutuhkan sangat tergantung pada universitas, institut, lembaga atau perusahaan yang akan menerimanya sebagai pengguna.

11. Kapan Tes Toefl Dilaksanakan?
International TOEFL biasanya dilaksanakan pada bulan Oktober, November, Desember, April, dan Mei.

12. Di mana Kita Dapat Info Tentang Tes TOEFL?
Anda dapat mendapatkan informasi dimana Ujian TOEFL Internasional atau TOEFL Institusional via TOEFL Bulletin Information.
Ada tiga cara untuk mendapatkan TOEFL Information Bulletin, yaitu:
a. Download www.toefl.org
b. Phone 1-609-771-7100
c. Mail
TOEFL Services
P.O Box 6151
Princeton, NJ 08541-6151
U.S.A
Anda juga bisa mendapatkan informasi mengenai TOEFL Internasional atau TOEFL Institusional via TOEFL Test Centers (Pusat Tes TOEFL) yang ada di beberapa Lembaga Pemerintahan/Kantor Departemen ataupun di beberapa universitas/institut Negeri&Swasta ternama di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar